Kelompok Tani Makmur Jaya di Dusun Krajan mencatat hasil panen kopi robusta tertinggi dalam tiga tahun terakhir, dengan total 12 ton biji kopi ceri dari sekitar 18 hektare lahan. Ketua kelompok tani, Bapak Ahmad Fauzi, menyebut cuaca yang mendukung sepanjang musim kemarau serta pendampingan intensif dari penyuluh pertanian kecamatan menjadi faktor utama peningkatan hasil.
Dukungan Pendampingan Teknis
Sejak awal 2026, petani di Dusun Krajan mendapat pendampingan teknik pemangkasan dan pemupukan berimbang dari Dinas Pertanian Kabupaten Temanggung. Sistem terasering yang menjaga tata air di lereng Sindoro turut membantu menstabilkan produktivitas kebun kopi selama musim kering.
"Hasil ini bukan cuma soal cuaca, tapi juga karena warga konsisten menjaga saluran irigasi dan rutin ikut penyuluhan," ujar Ahmad Fauzi saat ditemui di lokasi panen.
Rencana Tindak Lanjut
Pemerintah Desa Sumberjati berencana memfasilitasi pelatihan pengolahan pascapanen agar nilai jual kopi meningkat melalui proses roasting dan pengemasan mandiri, alih-alih hanya menjual dalam bentuk biji ceri. Rencana ini akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Desa bulan Agustus.